Minggu, 24 Oktober 2010 , 10:38:00 WIB
Laporan: Widya Victoria
SYAMSUL ARIFIN/IST |
![]() |
Jika ditarik dengan tiga alasan ini maka alasan KPK menahan Gubernur atas Syamsul Arifin kasus korupsi APBD Kabupaten Langkat Sumatera Utara jelas tidak tepat.
"Kenapa? karena Syamsul Arifin itu pilihan rakyat Provinsi Sumatera Utara. Rakyat disana sangat membutuhkan beliau apalagi kita tahu penahanan ini melenceng dari tujuan hukum," kata pengamat hukum Abdul Hakim Siagian saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, Minggu (24/10).
Dia menjelaskan, pertama, KPK telah mencekal Syamsul Arifin untuk bepergian ke luar negeri sehingga tidak mungkin dia melarikan diri. Kedua, Syamsul bukan lagi Bupati Langkat dan ketiga KPK telah menetapkan gubernur itu sebagai tersangka yang berarti sudah ada bukti-bukti kuat.
Pada bagian lain pula, pemeriksaan gubernur tersebut sudah dua tahun yang lalu diumumkan tetapi kenapa baru sekarang ditahan.
"Ini periode kedua Syamsul memimpin Sumatera Utara. Masak KPK tidak tahu. Selama ini apa mereka (KPK) cuti," cetus Abdul Hakim.
Tugas KPK melakukan pencegahan nampaknya tidak berjalan maksimal. Karena itu, Abdul mengimbau KPK sebaiknya intropeksi diri. Apalagi penahanan Samsul ini, bisa menimbulkan persepsi adanya indikasi politik. Terlebih lagi proses hukum terhadap Syamsul ini tidak berjalan cepat, sederhana dan berbiaya murah. Sebaliknya, kasus Syamsul lebih terkesan lamban, berbelit dan menghabiskan anggaran negara.
"Penahanan itu bukan hukuman tapi bagaimana proses hukumnya yang dibutuhkan sekarang. Karena jauh lebih bermanfat Syamsul Arifin memimpin Sumut ketimbang ditahan," imbuh dia. [wid]
Sumber: http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=7419
Setuju dengan rakyatmerdekaonline.com/news, bahwa Penahanan Syamsul Arifin Tak Bermanfaat Bagi Rakyat Sumut karena beliau dipilih penuh oleh rakyat Sumut yang mencintainya. Doa Kami Semua agar Pak Syamsul Arifin Diberi Kesabaran Penuh. Dari Marissa Haque & Ikang Fawzi
BalasHapusselamat semarak di Medan ya mbak icha dan Mas Ikang, salam sama chris sudah lama tidak jumpa di bandung. Dulu kami sering makan di Cisangkui........
BalasHapusPelatihan UKM di Tasikmalaya 2011: Koran Jurnas, PT. Telkom, Syamsudin Ch. Chaesy dan Marissa Haque
BalasHapusManager Kandatel Tasikmalaya, Wahyudin kepada wartawan mengatakan, pelatihan digelar kantor pusatnya, dan jajarannya hanya menfasilitasi tempat serta peserta. Pada kegiatan ini selain berupa penyampaian materi pencerahan oleh sejumlah sumber kompeten, pihaknya mulai menyiapkan website bagi pelaku UKM sebagai ajang publikasi.
Selain beberapa tantangan lama masih mengungkungi pelaku industri UKM halnya, kemampuan SDM, inovasi produk dan akses pasar, Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Wahyu Tri Rahmadi, saat ditanya terpisah memaparkan, keterbatasan akses pelaku ini terhadap fasilitas promosi atau publikasi digital adalah bagian lain dari tantangan yang di harapkan ke depan terpecahkan.
“Karenanya, kita sangat apresiasif kegiatan serupa ini sebagai kepedulian yang diharapkan lebih komprehensif memenuhi kebutuhan solusi permasalahan yang dialami pelaku UKM,” ujar Wahyu. “Saya pun yakin, melalui layanan publikasi digital gratis, sangat besar artinya bagi kalangan UKM, produk-produk unggulan lokal kita-akan terpromosikan secara luas yang tentu artinya bagi kemajuan ekonomi masyarakat,” pungkas dia.
Pada pelatihan itu hadir imagineer N. Syamsuddin Ch. Haesy, sebagai motivator yang bersama imagineer Yus Ruslan Achmad memberikan materi Imagineering Mindset, Master trainer Ismeth Ali, Pemimpin Redaksi Jurnal Nasional Asro kamal Rokan, dan Marissa Haque. [nm]
Sumber: http://www.akarpadi.com/?p=1928
Menurut Imam Al-Ghazali, kepatuhan kepada Allah akan mengilapkan hati seseorang, sedangkan maksiat kepada-Nya, akan menghitamkannya. Nah, bagaimana dgn orang yg berbuat dosa lalu segera berbuat baik Al Ghazali menjelaskan lebih lanjut bahwa, hati seseorang tersebut tidak otomatis hitam. Cuma cahayanya jadi berkurang. Sama spt sebuah cermin yg tertutup hembusan nafas lalu disapu, kemudian dihembusi lagi, disapu lagi. Meski bersih, masih menyisakan keruh.
BalasHapusSumber: http://marissahaque-bmt.blogdetik.com
Mesra amat yah Bu Christine Panjaitan mantan Kang Ikang fawzi itu sama Mantan Gubernur sumut Syamsul arifin. Saya baru buka blog: http://ikangfawzi-musik-medan.blogspot.com. Memang Pak Syamsul mnemang maling kok, dia deserve masuk penjara KPK, faham ya dik???
BalasHapusMarissa haque bikin lagu, angelina sondakh bikin buku lagu... seru... mana nurul arifin, dan rieke pitaloka, juga christine panjaitan? kalian kan artis sekolahan semuanya...
BalasHapusDitemukan Cyber Psichopat oleh Polda Metro Jaya:
BalasHapusPenulis: yayan (IP: 202.124.205.30 , 202.124.205.30)
E-mail : ymuliyanti75@gmail.com
URL :
Siapa : http://ws.arin.net/cgi-bin/whois.pl?queryinput=202.124.205.30
Mengaku dalam blog abal-abalnya bernama "amperanoto", "bruddy", dan "yayan"